Periksalah Kesehatan Bayi Anda secara teratur. Bayi anda memerlukan pemeriksaan kesehatan di hari hari pertamanya dan terus secara berkala. Sehingga dokter bisa melihat apakah dia tumbuh dengan baik atau tidak. Pemeriksaan kseshatan adalah hal yang lumrah bagi setiap bayi. Olehs ebab itu, dianjurkan agar Anda memeriksakan bayi anda ketika usianya 1-2 minggu, 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan.

Kunjungan anda pertama ke dokter atau klink sebaiknya 1-2 minggu setelah kelahiran si mungil. Banyak orang tua yang memeriksa kemampuan mendengar bayinya sejak dini. Hal ini dimaksud agar seandainya terdapat masalah pendengaran, maka bisa ditanggulangi secepatnya dengan pertolongan khusus. Sehingga si bayi nantinya bisa berkomunikasi dengan orang lain. Faktor pendengaran ini juga tentunya sangat membantu bayi ketika dia berbicara dan membaca, Apa saja sih yang diperiksa oleh dokter atau perawat ?


Berikut yang dilakukan oleh mereka :
  • Memeriksa kepala, mata, telinga, jantung, paru-paru dan organ tubuh lainnya milik bayi anda.
  • Mengukur panjang, berat serta ukuran kepala bayi.
  • Menanyakan tentang pendengaran dan pengelihatan bayi.
  • bertanya tentang kebiasaan makan, tidur serta kelakuannya.
  • menjelaskan bagaimana proses bayi berkembang dan tumbuh
Nah..semakin rajin untuk Periksa Kesehatan Bayi Anda ya...



    ketika bayi anda lahir, maka dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi medis tertentu. Banyak kondisi yang bisa ditanggulangi jika memang ditemukan lebih dini. Penanggualangan disini sama saja dengan mengusahakan agar bayi anda bisa tumbuh dengan lebih sehat. Pemeriksaan paling awal biasanya dilakukan langsung setelah bayi anda lahir.

    Pemeriksaan yang sama dilakukan saat check-up pertama, Seminggu atau dua minggu setelah pemeriksaan awal, biasanya diadakan rangkaian pemeriksaan kedua. Terkadang (Apabila diperlukan), pihak dokter atau klink akan mengambil sedikit contoh darah si kecil untuk diperiksa. Dokter atau perawat Anda bisa menjelaskan lebih detail tentang rangkainan pemeriksaan ini.

    Puding Roti

    Bahan yang diperlukan:
    1 lbr roti tawar putih
    1 sdm mentega
    3 sdm susu formula
    300 cc air hangat
    1 butir telur
    ½ sdm gula castor
    ¼ sdt vanili bubuk

    Cara Membuat:
    1. Olesi roti dengan mentega hingga rata. Potong kubus dan tempatkan dalam wadah tahan panas yang sudah diolesi margarin.
    2. Kocok telur dan gula castor hingga memutih.
    3. Seduh susu formula dengan 300 cc air hangat dan tambahkan ke dalam adonan sambil diaduk terus.
    4. Tambahkan vanili.
    5. Tuang ke wadah berisi potongan roti.
    6. Tempatkan pada wadah tahan panas yang lebih besar berisi air.
    7. Panggan di oven hingga matang.

    Ingat lho, bayi yang baru saja lahir biasanya tidak tampak seperti bayi-bayi yang sering Anda lihat di iklan-iklan popok. Seringkali bayi yang baru lahir berbentuk lonjong, bukan bulat. Kulitnya juga mungkin berkerut-kerut dan berwarna kemerah-merahan. Semua kondisi ini bukanlah sesuatu yang harus Anda Khawatirkan.

    Dibagian tengah kepa bayi anda yang aru lahir biasanya ada yang disebut soft spot atau daerah lunak dimana tulang tengkoraknya belum bersatu dengan sempurna.

    Justru keadaan ini sangat menguntungkan agar kepala si bayi bisa fleksibel selama proses melahirkan. Tulang tengkorak bayi Anda juga memiliki bercak merah gelap di sekitar matanya. Terkadang bercak ini juga bisa anda temukan di batang hidungnya dan di belakang leher. Sampai saat ini belum ada manusia yang tahu penyebabnya. Tapi biasanya bercak ini akan hilang dalam tahun pertama. Sebagian bayi terlahir botak, sebagian bayi sebagian lagi memiliki rambut tipis dan lainnya terlahir dengan rambut tebal dan hitam. Untuk sebagian bati, rambut bawaan lahir ini akan hilang atau rontok begitu saja dan sebagian bayi lainnya mengalami perubahan warna rambut. Warna mata bayi Anda juga bisa berubah-ubah lho setelah lahir ! Jika anda ingin memastikan warna mata si kecil, ya Anda sebaiknya sabar menunggu hingga dia berusia sekitar 1 tahun... setelah ini biasanya tidak akan ada perubahan lagi.

    Tali umbilikal yang tergantung di pusar bayi biasanya akan copot dalam waktu 5-10 hari.

    Terkadang bayi perempuan mengalami pendarahan di kemaluannya. Terkadang juga bayi laki-laki mapupun perempuan lahir dengan buah dada yang agak besar atau menggembung. Bahkan ada yang sampai bisa mengeluarkan air susu, padahal mereka baru saja lahir ! Hal ini disebabkan oleh hormon sang ibu. Kondisi ini tidak membahayakan kok dan akan segera hilang.... Tenang saja ! :)

    Udara yang panas akhir-akhir ini ternyata tak hanya  berpengaruh pada krisis air, tetapi  juga berdampak pada bayiku. Udara yang panas, membuat bayiku mengalami ruam popok. Semua ibu pasti pernah mengalami stress menghadapi ruam popok pada bayinya. Saya juga nih…uda bayiku sering nangis, belum juga melihat ruam popok di sekitar pantat, kemaluan, selangkangan dan paha ini.
    Ruam popok memiliki penyebab utama,yaitu tentunya karena pemakaian popok. Dan karena saya termasuk ibu yang suka cara praktis, saya memakai popok sekali pakai. Nah bayiku itu sering banget mengalami ruam popok, mungkin karena bahan popok sekali pakai tersebut menyebabkan alergi pada kulit bayi kali ya, sehingga ruam popok muncul yang berupa kemerah-merahan pada kulit bayi.
    Sebenarnya sih mudah untuk melakukan pencegahan ruam popok ini. Tinggal si ibu harus telaten saja dalam merawat bayinya. Kalau pengalaman saya sebagai seorang ibu, bebrapa hal yang harus dilakukan :
    1.      Mengganti popok setiap 3 jam sekali, agar sirkulasi udara pada kulit bisa berganti.
    2.      Selalu menyeka kulit bayi dengan lap basah sehabis mengganti popok, untuk membersihkan sisa-sisa air pipis bayi. Air pipis bayi kan banyak bakteri nya yang bisa menyebabkan ruam popok.
    3.      Hindari pemakaian popok yang tidak sesuai ukuran ya.Artinya pakaikan popok sesuai ukuran bayi ibu. Jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil. Sehingga kulit bayi tidak akan lecet, ini bisa menimbulkan ruam popok juga lho…Banyak ibu yang mengabaikan hal ini. Padahal ruam popok bisa saja terjadi akibat lecet karena popok yang terlalu kecil ukurannya.
    4.      Jika kulit bayi sering mengalami ruam popok, bisa ibu berikan bedak bayi khusus alergi kulit atau salep khusus untuk ruam popok. Ingat ya, pemberiannya harus pada kulit bayi dalam keadaan bersih dan kering.
    Ruam popok yang sudah dalam keadaan parah, ibu wajib konsultasi pada dokter anak ya… Jangan dianggap sepele ruam popok ya

    Terkadang karena aktivitas yang padat, membuat kaki serasa pegal dan butuh perawatan. Tak perlu harus ke salon untuk melakukan perawatan kaki. Setiap kali ingin memanjakan diri, Anda bisa menciptakan suasana pedikur spa special di rumah. Agar dapat menikmati layaknya perawatan kaki ala salon, berikut ini tips mudah mengatasi stress pada kaki:
    1. Melunakkan Kulit.
    Anda bisa menyalakan lilin aromatik dan putar musik lembut untuk menciptakan lingkungan yang santai. Tuang air hangat ke dalam wadah perendaman kaki dengan kehangatan sesuai keinginan. Larutkan garam laut, dan tambahkan the herbal, rendam kaki selama 3 hingga 5 menit. Perawatan ini akan melembutkan kulit kaki. Agar meningkatkan efek rendaman herbal, tambahkan beberapa tetes minyak essensial seperti minyak lavender untuk menenangkan, melembabkan dan menyembuhkan.
    2. Pengelupasan Kulit.
    Gosok kulit dengan peeling khusus kaki dengan gerakan melingkar. Mulailah dari tumit dan secara bertahap pindah ke jari kaki. Pijat kaki selama 2 hingga 3 menit, setelahnya kemudian bilas kaki dan keringkan dengan handuk. Untuk mendapat hasil yang maksimal, beri perawatan ekstra pada zona bermasalah di kaki. Caranya, bungkus kaki dengan handuk dan tunggu 5 sampai 7 menit. Lalu, gosok dengan batu apung dan lakukan hal yang sama pada kaki lain.

    Mudah dan praktis bukan?


    Berat badan bayi baru lahir , normalnya berapa ya? Jadi penasaran.. Baru saja melihat album foto si kecil… Wah..gendut juga ternyata bayiku dulu. Lahirnya saja berat badannya mencapai 3400 gram, sedangkan panjangnya 51cm. Termasuk normal sih, syukur alhamdulillah. Bicara soal berat badan bayi normal, mungkin banyak ibu-ibu muda yang bertanya apakah bayi yang dilahirkannya berat badannya termasuk normal atau tidak.Benar kan?

    Berat badan bayi baru lahir normal umumnya berat badannya 2500 gram – 4000 gram. Sedangkan untuk panjang bayi baru lahir normalnya diatas 45cm. Saya juga pernah dengar istilah BBLR yaitu Berat Badan Lahir Rendah. Bayi akan dikatakan mengalami BBLR jika berat badan bayi baru lahir dibawah 2500 gram. Kalau kebalikannya bagaimana ya? Kebalikannya sih biasa disebut obesitas, yaitu jika berat badan bayi baru lahir diatas 400 gram. Oh iya lupa,.. ada juga kejadian bayi premature lho. Prematur atau “kurang bulan” jika berat badan bayi baru lahir kurang dari 2000 gram. Sudah sedikit bertambah ilmunya tentang bayi kan Bunda..?? Bagaimana dengan bayi Bunda?