Udara yang panas akhir-akhir ini ternyata tak hanya berpengaruh pada krisis air, tetapi juga berdampak pada bayiku. Udara yang panas, membuat bayiku mengalami ruam popok. Semua ibu pasti pernah mengalami stress menghadapi ruam popok pada bayinya. Saya juga nih…uda bayiku sering nangis, belum juga melihat ruam popok di sekitar pantat, kemaluan, selangkangan dan paha ini.
Ruam popok memiliki penyebab utama,yaitu tentunya karena pemakaian popok. Dan karena saya termasuk ibu yang suka cara praktis, saya memakai popok sekali pakai. Nah bayiku itu sering banget mengalami ruam popok, mungkin karena bahan popok sekali pakai tersebut menyebabkan alergi pada kulit bayi kali ya, sehingga ruam popok muncul yang berupa kemerah-merahan pada kulit bayi.
Sebenarnya sih mudah untuk melakukan pencegahan ruam popok ini. Tinggal si ibu harus telaten saja dalam merawat bayinya. Kalau pengalaman saya sebagai seorang ibu, bebrapa hal yang harus dilakukan :
1. Mengganti popok setiap 3 jam sekali, agar sirkulasi udara pada kulit bisa berganti.
2. Selalu menyeka kulit bayi dengan lap basah sehabis mengganti popok, untuk membersihkan sisa-sisa air pipis bayi. Air pipis bayi kan banyak bakteri nya yang bisa menyebabkan ruam popok.
3. Hindari pemakaian popok yang tidak sesuai ukuran ya.Artinya pakaikan popok sesuai ukuran bayi ibu. Jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil. Sehingga kulit bayi tidak akan lecet, ini bisa menimbulkan ruam popok juga lho…Banyak ibu yang mengabaikan hal ini. Padahal ruam popok bisa saja terjadi akibat lecet karena popok yang terlalu kecil ukurannya.
4. Jika kulit bayi sering mengalami ruam popok, bisa ibu berikan bedak bayi khusus alergi kulit atau salep khusus untuk ruam popok. Ingat ya, pemberiannya harus pada kulit bayi dalam keadaan bersih dan kering.
Ruam popok yang sudah dalam keadaan parah, ibu wajib konsultasi pada dokter anak ya… Jangan dianggap sepele ruam popok ya



Posting Komentar